Donorojo - Hujan yang melanda sejumlah
kota di Indonesia memiliki dampak yang beragam. Mulai dari banjir, tanah
longsor, hingga melumpuhkan perekonomian masyarakat. Disamping itu, hujan yang tiba beberapa waktu lalu
ternyata membawa manfaat bagi sebagian
wilayah kota Pacitan.
Hal ini dapat dilihat dari
sektor pertanian yang tersebar di berbagai wilayah Pacitan yang sebagian besar
daerahnya berbukit-bukit. Dengan datangnya musim penghujan, para petani mulai giat
bercocok tanam mulai dari menanam padi, jagung dan lain sebagainya.
Petani di desa Belah,
Kecamatan Donorojo misalnya. Lahan kosong berubah men jadi tempat bercocok
tanam jagung. Hasilnya pun sungguh memuaskan . Lahan yang dipakai merupakan
tanah hitam bertekstur liat atau lempung.
Namun hal ini tidak menjadi masalah yang berarti, karena para petani sudah
mengerti betul tentang kondisi wilayah dan teknik cocok tanam.
“ Kira-kira sudah tiga bulan
saya menanam ini. Dan sekarang hasilnya semua sudah berbiji dan tinggal
menunggu masa panen” ungkap Novi, salah satu
pemilik kebun jagung (Sab, 09/03/13). Memang benar, jagung yang mereka
tanam hanya tinggal menunggu panen saja.
Musim penghujan memang banyak
diharapkan oleh petani-petani di seluruh wilayah negeri ini. “ Pupuk yang saya pakai,
bukan merupakan pupuk pabrik tetapi pupuk kandang dan abu. Namun tidak menjadi problem
berarti karena bisa dilihat dari hasilnya yang seperti ini “ tambahnya ringkas.( adit )


